Header Ads

Sukses Mengelola Startup Sekaligus Memproteksi Diri

JavaMagazine ( Malang ) - Perkembangan bisnis rintisan atau startup di Indonesia bak cendawan di musim hujan. Namun tak sedikit startup yang harus tumbang di tengah jalan. Entah karena tim yang kurang solid, perbedaan visi, sistem manajemen yang belum berjalan dengan optimal serta  tidak memiliki proteksi. 

Nah, dengan tujuan memberi edukasi merancang startup sembari menyiapkan proteksi agar risiko bisa diminimalkan, Kontan bekerja sama dengan Sun Life Financial Indonesia menggelar Talk Show Kontan Share and Learn dengan tema "Menjadi (Startup) Besar dan Terproteksi" untuk komunitas Startup di Ria Djenaka Cafe, Malang, pada 2 Maret lalu.
Peserta yang hadir lebih dari 70 orang dari dua perwakilan komunitas startup Malang yaitu Stasion dan Rumah Kreatif sangat antusias.
Kontan menghadirkan dua pembicara yang berbagi tip serta pengetahuan yang dapat membantu para pemilik startup untuk dapat berkembang lebih baik. Kedua pembicara tersebut adalah Alfatih Timur, CEO dan Co Founder Kitabisa.com dan Ananto Pambudi, Senior Manager, Internal Communications & CSR Sun Life Financial Indonesia.
Di awal sesi, Alfatih mengisahkan, kitabisa.com dirancang karena ia melihat bahwa prinsip gotong royong di Indonesia sangat kuat, dan diperlukan sebuah platform yang memudahkan setiap orang untuk dapat saling membantu.  
Hal lain yang melandasi, karena yakin di Indonesia ada begitu banyak orang baik yang ingin berbagi. Namun mereka tidak tahu harus menyampaikan ke mana atau melalui apa. Nah, kitabisa.com hadir menjembatani mereka yang ingin berbuat baik.  
Diakui Alfatih, di dua tahun awal kitabisa.com dirintis, belum mendapatkan trust dari publik. Sehingga, beberapa kampanye tidak punya dampak signifikan, bahkan Alfatih harus merubah fokus layanan yang disediakan oleh kitabisa.com.
Setelah semakin fokus dan mulai dikenal oleh masyarakat, kitabisa.com menyediakan layanan berupa kampanye untuk menggalang dana, layanan untuk donasi, seperti layanan zakat. Masyarakat pun bisa melihat dengan jelas Siapa saja yang melakukan donasi,  dan berapa nilainya. Si penggalang dana juga bisa update perkembangan kampanye yang dilakukan dan dikabarkan ke semua donatur. 

Alfatih menyarankan, ketika mendirikan startup harus fokus dan harus siap untuk menerima jika tidak ada growth di awal-awal tahun. Alfatih melanjutkan, ketika pertama berdiri kitabisa.com hanya berkantor di garasi dan tidak ada growth selama dua tahun pertama.
Tetapi, setelah menemukan fokus, perlahan usahanya mulai berbuah dan mulai mendapatkan growth. Bagi para pebisnis, Alfatih menyarankan sebaiknya memiliki mentor. Atau paling tidak pernah bekerja di sebuah startup terlebih dahulu agar bisa mengetahui skema bisnis, cara mengelola, hingga pengalaman bekerja di startup.  

Di sisi lain, tentu saja, pendiri juga harus benar-benar siap dengan segala risiko, termasuk di dalamnya risiko kehidupan. Sehingga, ketika terjadi risiko, baik individu terproteksi dan bisnis pun dapat tetap berjalan. 

Ananto Pambudi, Senior Manager Internal Communication dan CSR Sun Life Financial Indonesia, menyampaikan, risiko itu merupakan hal yang pasti dan dapat terjadi pada siapa pun, kapan pun dan di manapun.
Sejatinya, setiap risiko itu bisa diminimalisir dengan mengalihkan risiko ke perusahaan asuransi. Dengan memiliki asuransi, maka keluarga akan mendapatkan perlindungan bagi keberlangsungan hidup. Sehingga para startup bisa lebih fokus bekerja menyiapkan inovasi dan membangun bisnisnya. Tidak ada kata menunda dalam menyiapkan proteksi, baik bagi diri sendiri maupun keluarga.
Setiap orang harus mulai mengalokasikan sejumlah dana yang digunakan untuk dapat mencapai kemapanan finansial di masa mendatang. Misalnya, seseorang sudah harus mempersiapkan dana pendidikan, karena biaya pendidikan di Indonesia akan terus meningkat antara 15% - 20% setiap tahunnya.  
Dana lain yang juga penting untuk dipersiapkan adalah untuk kesehatan, misalnya dengan memiliki asuransi kesehatan. Jadi, ketika risiko sakit menghampiri tidak akan mengganggu keuangan kita, karena sudah terlindungi melalui asuransi kesehatan. 

Tanpa ada persiapan yang matang, tentu saja akan semakin berat. Untuk itu, perlu adanya pemahaman pentingnya untuk memiliki perencanaan keuangan sejak dini.
Jangan tunda lagi untuk memiliki proteksi, karena dengan memiliki proteksi sejak dini, maka keluarga kita akan terlindungi. Dan sebagai pengusaha, akan lebih tenang dan fokus untuk mengembangkan bisnis.

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.